Manis Alakadarnya
Jika kadar manisnya hanya secepat ini,
takkan pernah mau akalku dipukul rata oleh bayanganmu yang saat itu hadir tanpa rasional.
Aku kira kita berdua ini tengah terluka,
ternyata hanya akulah yang hampir terbunuh.
ternyata hanya akulah yang hampir terbunuh.
Kamu adalah tamu yang sehari menetap pada bilik rumahku saja tidak,
kini aku kira aku adalah satu dari banyaknya pelabuhanmu dimana masih sangat jauh menuju persinggahanmu.
Kemari, layat saja aku meski masih sekarat.
-Bandung, 7 Maret 2020-
Kemari, layat saja aku meski masih sekarat.
-Bandung, 7 Maret 2020-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Beri Komentar Postingan ini